Sabtu, 25 Mei 2013

PENGENALAN JARINGAN KOMPUTER


1.      PENGENALAN JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer adalah sejumlah peripheral yang terdiri dari beberapa komputer, printer, LAN Card serta peralatan lainnya yang saling terintegrasi dengan satu sama lain. Dengan demikian, kita bisa saling tukar-menukar data atau informasi dengan mudah dalam waktu yang singkat.

Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari jaringan yaitu:
1.      Dapat berbagi data atau informasi antara sesama.
2.      Lebih menghemat biaya.
3.      Efisiensi kerja lebih meningkat.
4.      File-file dapat dipelihara dan diproteksi.
5.      Bisa memakai satu printer yang terhubung jaringan secara bersama-sama.

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). bagian yang meminta disebut client dan yang memberikan layanan disebut server. Arsitektur ini biasanya disebut dengan sistem client-server, dan digunakan hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Klasifikasi jaringan berdasarkan skala:

1.      Local Area Network (LAN)

 Local Area Network (LAN) adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah perusahaan dan jaraknya hanya bisa mencapai 1 kilometer persegi. Secara garis besar LAN terdapat dua tipe jaringan LAN yaitu jaringan peer to peer dan jaringan client - server. Peer to peer artinya setiap komputer yang terhubung ke dalam jaringan dapat bertindak sebagai komputer pengguna (Workstation) maupun komputer penyedia layanan (server). Sedangkan pada jaringan client - server hanya ada satu komputer yang bertindak sebagai server dan yang lainnya sebagai client. Beberapa model konfigurasi LAN, atu komputer biasanya dijadikan sebuah file server untuk menyimpan perangkat lunak (Software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung kedalam network. Biasanya kemampuan workstation dibawah file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam Harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.

2.      Metropolitan Area Network (MAN)
MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN misalnya antara wilayah dalam satu proponsi. Dalam hal ini jaringan memghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar di hubungkan satu dengan yang lainnya.

3.      Wide Area Network (WAN)

WAN adalah jaringan dari berbagai LAN. Ruang lingkupnya tidak lagi terbatas pada suatu area geografis saja, tetapi dapat melintas batas kota bahkan negara. Sebagai media penghubung antara LAN yang satu dengan LAN yang lainnya dapat digunakan saluran telepon dan satelit.

4.      Internet
Dari skala besarnya internet sebenarnya sama dengan WAN , tetapi WAN bersifat private, artinya hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya, misalnya WAN yang dimiliki PTPN7, sebaiknya internet bersifat public sehingga semua orang dapat mengakses jaringan tersebut.

6.      JENIS TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER

Topologi menggambar kan struktur dari suatu jaringan atau bagaimana sebuah jaringan didesain. Dalam definisi topologi terbagi menjadi dua, yaitu topologi fisik (physical topology) yang menunjukan posisi pemasangan kabel secara fisik dan topologi logik (logical topology) yang menunjukan bagaimana suatu media diakses oleh host.

Jenis – Jenis Topologi :

1.      Topologi Fisik

a.      Topologi BUS
Topologi ini menggunakan satu segment ( panjang kabel ) backbone, yaitu yang menyambungkan semua host secara langsung. Apabila komunika sinyal dua arah di sepanjang ring, maka jarak maksimum antara dua simpul pada ring dengan n simpul adalah n/2. Topologi ini cocok untuk jumlah prosesor yang relatif sedikit dengan komunikasi data minimal.



Pada topologi Bus, kedua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, kesaluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung.Masing-masing simpul dihubungkan kedua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung kesatu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).

Ciri-Ciri Topologi BUS :

1.              Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
2.              Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
3.              Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
4.              Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T
5.              Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
6.              Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
7.              Susah melakukan pelacakan masalah
8.              Discontinue Support.

Keuntungan Topologi Bus:
1.      Hemat kabel.
2.      Layout kabel sederhana.
3.      Mudah dikembangkan.

Kerugian Topologi Bus:
1.      Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
2.      Kepadatan lalu lintas.
3.      Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
4.      Diperlukan repeater untuk jarak jauh.

b.      Topologi Ring

Topologi ini menghubungkan satu host ke host setelah dan sebelumnya. Secara fisik jaringan ini berbentuk ring (lingkaran).

Topologi cincin juga merupakan topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.


Berikut adalah ciri-ciri dari topologi cincin :

1.              Teknologi IBM yang biasa dipasangkan dengan mesin IBM AS/400
2.              Standar IEEE 802.5
3.              Membentuk “cincin”
4.              Setiap segmen di hubungkan dengan “hub central” MSAU = Multistation Access Unit
5.              Konektor AUI : Attachment User Interface
6.              token pasing untuk mengirimkan paket data dalam ring
7.              Jika komputer satu down maka data masih bias mengalir
8.              Discontinue Support

Keuntungan Topologi Ring :
1. Hemat Kabel
Kerugian Topologi Ring:
1.      Peka kesalahan.
2.      Pengembangan jaringan lebih kaku.

c.       Topologi Star
Menghubungkan semua kabel pada host ke satu titik utama. Titik ini biasanya menggunakan Hub atau Switch. Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.



Berikut adalah ciri-ciri dari topologi star :
1.      Topologi yang banyak digunakan sampai saat ini
2.      Perangkat dihubungkan ke sebuah terminal (hub/switch)
3.      Teknologi Ethernet IEEE 802.3
4.      Disebut 10Base T
5.      Konektor RJ 45
6.      Jika salah satu komputer down tidak mempengaruhi yang lain & pelacakan kesalahan sangat cepat
7.      Akses ke komputer lain lebih cepat & mudah untuk di upgrade
8.      Jaraknya hanya 100 meter
9.       Mudah upgrade

Kelebihan dari topologi ini adalah :
1.        Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
2.        Tingkat keamanan termasuk tinggi.
3.        Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
4.        Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.

Kekurangan dari topologi ini:
jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti. Penanganan dari kekurangan tersebut adalah dengan disiapkannya node tengah cadangan.

d.      Topologi Extended Star
Merupakan perkembangan dari topologi star. Memiliki beberapa titik yang terhubung kesatu titik utama.




e.       Topologi Hirarki
Dibuat mirip dengan topologi extended star. Sistem dihubungkan kekomputer yang mengendalikan trafik pada topologi.




f.       Topologi Mesh

Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang di disain untuk memiliki tingka trestorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. Komponen utama yang digunakan dalam topologi mesh ini adalah Digital Cross Connect (DXC) dengan satu atau lebih dari dua sinyal aggregate, dan tingkat crossconnect (koneksi persilangan) yang beragam pada level sinyal SDH. Topologi jaringan mesh ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran ini harus disediakan untuk membentuk suatu jaringan topologi mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, dengan n adalah jumlah sentral). Tingkat kerumitan yang terdapat pada jaringan mesh ini sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.



Berikut adalah ciri-ciri dari topologi mesh :
1.      Konsep Internet
2.      Tidak ada client server, semuanya bisa bertindak sebagai client server
3.      Peer to peer
4.      Bentuk mesh yang paling sederhana adalah array dua dimensi tempat masing-masing simpul saling terhubung dengan keempat tetangganya.
5.      Diameter komunikasi sebuah mesh yang sederhana adalah 2 (n-1)
6.      Koneksi wraparraound pada bagian-bagian ujung akan mengurangi ukuran diameter menjadi 2 ( n/s ).
7.      Topologi mesh ini cocok untuk hal-hal yang berkaitan dengan algoritma yang berorientasi matriks.

Keuntungan topologi mesh :
1.      Apabila ada salah satu jalur pada komputer putus, komputer masih dapat berhubungan dengan jalur yang lain.
Kerugian topologi mesh :
1.      Penggunaan ethernet dan kabel yang banyak sehingga dibutuhkan dana yang besar

2.      Topologi Logik
Topologi ini menjelaskan aliran message/data dari satu user ke user lainnya dalam jaringan. Berikut adalah pembagian dari topologi logik.

a.       Topologi Broadcast
Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan secara bersamaan.

b.      Topologi Token Passing
Mengatur pengiriman data pada host melalui media dengan menggunakan token yang secara teratur berputar pada seluruh host. Host hanya dapat mengirimkan data hanya jika host tersebut memiliki token. Dengan token ini, collision dapat dicegah.Protokol Token di kembangkan oleh IBM pada pertengahan tahun 1980. Metode aksesnya melalui lewatnya sebuah token dalam sebuah lingkaran seperti Cincin . Dalam lingkaran token, komputer-komputer dihubungkan satu dengan yang lainnya seperti sebuah cincin. Sebuah Sinyal token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari sebuah komputer-menuju ke komputer berikutnya, jika pada persinggahan di salah satu komputer ternyata ada data yang ingin ditransmisikan, token akan mengangkutnya ke tempat dimana data itu ingin ditujukan, token bergerak terus untuk saling mengkoneksikan diantara masing-masing komputer.

Faktor – Faktor yang Perlu Mendapat Pertimbangan untuk Pemilihan Topologi
Berikut adalah beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan topologi yang akan digunakan untuk jaringan komputer :

1.      Biaya
Sistem apa yang paling efisien yang dibutuhkan dalam organisasi.
2.      Kecepatan
Sampai sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan dalam sistem.
3.      Lingkungan
Misalnya listrik atau faktor – faktor lingkungan yang lain, yang berpengaruh pada jenis perangkat keras yang digunakan.
4.      Ukuran
Sampai seberapa besar ukuran jaringan. Apakah jaringan memerlukan file server atau sejumlah server khusus.
5.      Konektivitas
Apakah pemakai yang lain yang menggunakan komputer laptop perlu mengakses jaringan dari berbagai lokasi.

3.      INSTALASI JARINGAN KOMPUTER

Dalam membangun sebuah jaringan komputer diperlukan beberapa tahap, mulai memilih desain jaringan, memilih berbagai perangkat jaringan, sistem operasi, instalasi jaringan hingga pengesetan jaringan. Pada proses perancangan jaringan merupakan langkah yang sangat berpengaruh terhadap kinerjanya.
Pemilihan desain jaringan , perangkat keras, media transmisi, perangkat koneksi, dan sistem operasi harus dipertimbangkan dengan seksama. Suatu jaringan juga harus mempertimbangkan aspek-aspek lain, seperti tingkat kemampuan dan penggunanya serta tujuan dan pembangunan jaringan itu sendiri.

Walaupun telah banyak motherboard yang telah menyertakan port LAN Card, namun tidak ada salahnya jika Anda mengenal langkah-langkah pemasangan kartu jaringan sehinggaapabila nantinya terjadi kerusakan pada port LAN Card bisa diganti dengan segera.Pemasangan kartu jaringan pada motherboard. Dalam melakukan pemasangan kartu jaringanpada motherboard disesuaikan dengan kartu jaringan yang dimiliki. Jenis kartu jaringan iniada dua, yaitu model ISA atau PCI. Jika kartu jaringan yang Anda miliki adalah model ISA,maka tidak dapat dipasangkan pada slot PCI dan begitu juga sebaliknya. Jadi, pemasangankartu jaringan harus sesuai dengan slot ekspansi yang disediakan pada motherboard. Karenaukuran slot ekspansi yang tidak sama, maka akan mempermudah dalam pemasangansehingga tidak mungkin tertukar. Pemasangan kartu jaringan dapat dilakukan pada slotmanapun selama slot tersebut tidak dipakai oleh komponen lain atau masih kosong.

Berikut adalah langkah dalam pemasangan tersebut:
1.      Matikan PC Client jika komputer masih dalam keadaan menyala.
2.      Buka tutup casing dengan obeng.
3.      Pasang LAN card di slot PCI (jika LAN card menggunakan PCI) pada PC Client.
4.      Tutup kembali casingnya, kemudian hidupkan kembali PC.
5.      Pada saat PC hidup, sistem akan langsung mendeteksi adanya perangkat yang baruterpasang.
6.      Masukkan CD driver dan ikuti proses penginstalan driver sampai selesai.
7.      Lakukan pada langkah yang sama pada PC client yang lain

Menetukan Desain Jaringan
Proses perancangan suatu jaringan merupakan langkah yang sangat berpengaruh terhadapkinerjanya. Desain jaringan merupakan fondasi bagi sebuah jaringan. Desain apa pun yangdipilih akan menentukan perangkat keras lain yang akan dibutuhkan.

Topologi Jaringan Komputer
Desain jaringan merupakan fondasi bagi sebuah jaringan. Desain apa pun yang dipilih akanmenentukan perangkat keras lain yang akan dibutuhkan. Jaringan komputer sendiri diklasifikasikanmenuruttopologijaringan yang dibuatnyasebagai Bus network, Starnetwork, Ring network, Mesh network, Star-bus network, Tree atau Hierarchical topologynetwork.
Topologi Network menentukan cara bagaimana peranti di jaringan melihat relasi logismereka satu dengan lainnya. Penggunaan kata logical di sini merupakan hal yang signifikankarena topologi jaringan komputer tidak ada hubungannya dengan layout fisik dad jaringan.Maksudnya walaupun jaringan komputer tersebut diletakkan secara fisik menggunakanlayout linear, apabila dibuat menggunakan hub maka tetap saja disebut jaringan dengantopologi star. Jadi, topologi logical berbeda dengan layout fisik.

Bus Network
Jaringan dengan topologi Bus adalah jaringan di mana beberapa client dihubungkanmenggunakan line komunikasi yang terbagi yang disebut Bus. Jaringan Bus ini sangat mudahdibuat sehingga jaringan paling mudah dibuat untuk menghubungkan client yang ada. Namunkekurangannya adalah apabila 2 klien ingin mentransmisikan data pada saat yang sama di busyang sama, maka akan ada collision atau tabrakan data. Untuk menangani hal itu, beberapasistem yang menggunakan arsitektur bus umumnya memiliki skema collision handling untuk menangani apabila ada tabrakan data, misalnya menggunakan Carrier Sense Multiple Accessatau penggunaan master Bus untuk mengontrol akses yang ada di sumber daya bus yangterbagi. Jaringan yang menggunakan topologi bus merupakan jaringan yang pasif, di manakomputer yang terhubung ke bus akan mendengarkan saja apakah ada sinyal dan tidak bertanggung jawab untuk menjalankan sinyal tersebut.Walaupun demikian, banyak arsitektur aktif yang bisa juga diklasifikasikan sebagai busmengingat mereka menggunakan fungsi logis yang sama seperti bus pasif. Misalnya Switchyang bisa dianggap sebagai jaringan bus logis.

Star Network
Topologi yang paling sering digunakan pada saat ini, yaitu dengan menggunakan alat lainseperti hub, switch, dan lain sebagainya untuk menghubungkan komputer satu dengan yanglainnya. Keuntungan yang didapat dan penggunaan topologi star adalah:

1.      Performa
 Paket data yang tidak perlu melewati titik-titik yang tidak diperlukan. Komunikasi antaraperangkat komputer hanya memerlukan 3 perangkat dan 2 link. Trafik yang terisolasi darisimpul yang tidak diperlukan akan membuat titik yang tidak dipergunakan tidak akan ikutbekerja.
2.      Isolasi
Tiap peranti terisolasi di link dia sendiri. Jadi, jika ingin mencopot sebuah node di jaringan,caranya sangat mudah. Anda tinggal mencopot colokan link dari peranti tersebut ke hub.
3.      Sentralisasi
Jaringan bisa dengan mudah dikembangkan dan ditingkatkan jumlahnya dengan hanyamenambah kapasitas dari simpul hub. Atau dengan menambahkan peranti lain ke topologistar. Karena semua lalu lintas data akan melalui hub, maka hub bisa digunakan denganmudah untuk inspeksi atau mengontrol trafik melalui jaringan.


0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More