Senin, 03 Juni 2013

Ruang Lingkup Mikrotik

Apa itu MikroTik?
Mikrotik adalah kependekan dari mikrotikls artinya “network kecil” dalam bahasa Latvia.

Routerboard for Wireless


Command Line Interface
Struktur Command dalam mikrotik mirip dengan shell dalam unix
ü  Dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai hirarki menu levelnya
ü  Misalnya menambahkan ip address
ü  ip address add address=192.168.0.1/24 Interface=ether1
ü  Menu Ip (level0) memiliki sub menu address (level1)

General Command CLI

Perintah-perintah dalam CLI:

add                  : menambahkan entri tertentu
comment         : membubuhkan komentar pada suatu entri
disable            : menonaktifkan entri tertentu
enable             : mengaktifkan entri tertentu
monitor           : memonitor parameter secara langsung
print                : menampilkan semua entri secara singkat
print detail     : menampilkan semua entri secara lengkap
remove            : menghapus entri tertentu
set                    : mengubah parameter tertentu pada sebuah entri

Konsep Dasar Jaringan

DNS diperlukan untuk melakukan pengubahan nama domain menjadi ip address, karena seluruh
proses pengaturan trafik dilakukan berdasarkan layer 3 OSI, yaitu ip address.
Contoh: www.yahoo.com | 203.0.113.5

Basic Config - Topology

Static Route & Policy Route

Routing bertujuan untuk melakukan pengaturan arah paket data yang melalui router, dengan menentukan gateway untuk dst-address tertentu

Gateway bisa berupa :
ü  IP Address
ü  Interface

Dst-address 0.0.0.0/0 disebut sebagai default gateway karena ip 0.0.0.0/0 menggantikan semua ip yang ada di internet.
Tipe Informasi Routing

v  MikroTik RouterOS tipe routing sbb:
·      Dynamic Routes, yang akan dibuat secara otomatis:
-          Saat menambahkan IP Address pada interface
-          Informasi routing yang didapat dari protokol routing dinamik seperti RIP, OSPF, dan  BGP.
·      Static Routes adalah informasi routing yang dibuat secara manual oleh user untuk mengatur ke arah mana trafik tertentu akan disalurkan. Default route adalah salah satu contoh static routes.


Menambahkan Routing


Tipe Routing


Connected Routes

!  Dibuat secara otomatis setiap kali kita menambahkan sebuah IP Address pada interface yang valid (interface yang aktif). 
!  Jika terdapat dua buah IP Address yang berasal dari subnet yang sama pada sebuah interface,
hanya akan ada 1 connected route.
!  Jangan menempatkan dua ip address dari subnet yang sama pada dua interface yang berbeda, karena akan membingungkan tabel dan logika routing di router.




0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More